Senin, 01 Agustus 2016

TTT(The Time Trash) Chapter02

Untuk chapter sekarang mungkin agak kgk nyambung sih tapi bkalan Seru akan saya share secara *Secret* :v
Udah basa-basi nyh langsung saja ke TKP,,,,...
                        TTT
                 (Chapter02)
Diperjalan menuju kantin hanya keheninganlah yang menemani mereka berdua tanpa ada yang berani membuka suara .
Karena jengah akhirnya Areza pun memutuskan untuk membuka suara pertama
"Felicia " Tapi entah setan apa yang sedang merasuki felicia karena felicia tak menjawab panggilan dari Areza
"Felicia wohoy cia Fe li cia" karena panggilan nya tak direspon Areza pun memutuskan untuk melirik kearah felicia Tapi tetap saja yang dipanggil hanya diam karena felicia tidak suka dengan basa basi busuk .
"Huh" akhirnya Areza pun terdiam karena yang dipanggil hanya diam dan hanya memasang wajah datar nya .
Sesampainya dikantin felicia duduk ditempat yang biasa ia tempati dengan siera tapi sayangnya siera sedang ada tugas yang mesti ia kumpulkan nanti sepulang sekolah jadi ia tidak bisa menemani felicia kekantin , Tanpa felicia sadari sedari tadi Areza memandangnya bingung lalu berkata
"LICI" panggil Areza
DEG !! panggilan itu - panggilan itu panggilan seseorang yang felicia rindukan .
Karena panggilannya lagi lagi tidak ditanggapi oleh felicia Areza pun memutuskan untuk memesan makanan
"Lo mau pesen apa?"
"Gue Lemon tea ajah"
"Makanan nya?"
"Gak usah gue gak laper" jawab Felicia datar tanpa ekspresi
Areza pun mengangguk mengerti lalun berjalan untuk membeli makanan yang mereka pesan.
~ Ada apaan sih sama tuh cewe Gila ngomongnya lurus banget ~ Ucap areza dalam hati.
Setelah kepergian Areza tanpa banyak pikir felicia pun beranjak dari kursinya lalu berjalan keluar kantin
"Gue gak tau harus ngapain lagi , gue cape kalo kaya gini " gumam felicia putus asa
Sesampainya di rotoff sekolah ia pun duduk di kursi yang sering ia duduki lalu melanjutkan aktivitas rutinnya yaitu melamun
_Flashback on_
Di sebuah Taman tempat paforite mereka Seorang gadis tengah tertawa dengan seorang laki-laki tampan berlesung pipi dikedua pipinya saat tersenyum
"Kamu ih "
"Apa sayang" ucap lelaki itu menggoda , Tiba-tiba muncul semburat merah dikedua pipi mulus gadis tersebut .
"Ciyee-ciyee bulsying nih yee di goda cowo tampan hahaha" goda lelaki tadi sambil menoel kedua pipi gadis itu
"Kamu ih aku kan malu"
"Hahaha ternyata kamu bisa malu juga ya sayang"
"Ihh apaan sih " ketus gadis itu tapi tiba tiba lelaki tersebut mendekapnya erat seakan gadis itu adalah barang berharga satu-satunya
"Ihh kamu apa-paan sih ngeselin banget"
"Tapi suka kan "
"Hee I hate you " ketus gadis tersebut pura-pura marah padahal jauh dilubuk hati nya ia kegirangan karena diperlakukan seperti ini oleh orang yang ia cintai.
"Aahh I love you to" Ucap lelaki tersebut" tiba-tiba lelaki tersebut melepaskan pelukannya
"Kamu janji kan gak bakalan ninggalin aku?" ucap lelaki tersebut sambil tersenyum
"Aku janji, kamu juga yah"
"Iya aku janji" mereka pun tersenyum sambil menautkan jari kelingking mereka berdua .
_flashback off_
Tanpa felicia sendiri sadari ia tersenyum miris saat memikirkan kata kata lelaki tersebut
"Kamu sendiri yang bilang tapi kamu juga yang ngelanggar janji kita vin?" Gumamnya sambil mengeluarkan sebungkus rokok dari saku rok sekolah nya .
Dilain tempat Areza dengan wajah senang nya sambil membawa nampan berisi makanan menghampiri meja Felicia Tapi ia bingung karena saat ia sampai di meja Felicia tidak ada di tempatnya
"Loh kemana nih cewe ko kagak ada?"
"Hoyy ada yang liat cewe yang duduk di sini kagak?" Tanya Areza kepada salah satu siswa yang kebeneran lewat di samping nya.
"Tadi sih gue liat dia keluar, kagak tau kemana dah mungkin ke atas "jawab seorang lelaki berkacamata min
"Oh shittt" dengusnya sambil melangkahkan kakinya ke arah luar
"Ke atas?kemana sih maksudnya?" Areza pun berpikir sejenak
"Aihh kemana sih tuh cewe ?Ke toilet gak mungkin soalnya toilet kan dibawah bukan diatas , ke taman gak mungkin juga soalnya taman kan dibawah juga di perpus juga gak mungkin apa mungkin Rotoff yah?Ah coba gue periksa" Gumamnya sambil mengangguk.
Sesampainya di Rootof Areza melihat bayangan seseorang dibalik kursi kayu yang menghadap kearah kota ia menajamkan penglihatannya dan yap dia melihat gadis yang sedari tadi dia cari .
''bener bener tuh cewe , Tapi tunggu dia ngerokok whatt ngerokok " Ucap Areza pelan
Lain halnya dengan Felicia ia tidak menyadari kedatangan Areza .
"EKHEM'' Deheman seseorang membuyarkan lamunan nya .
Karena kesal ketenangannya diganggu felicia pun mengehembuskan asap rokok nya asal dan memutarkan tubuhnya untuk melihat siapa yang mengganggu ketenangan nya .
"ngapain lo disini?" Tanya felicia Acuh tak Acuh
"Gue yang seharusnya nanya kemana lo tadi malah ninggalin gue dikantin?dan itu kenapa lo ngerokok?" Tanya Areza balik.
"Bukan urusan lo" jawab felicia lalu melanjutkan aktivitasnya Namun tiba tiba Areza mencekal pergelangan tangannya dan merebut Rokok yang ada ditangan felicia dan menginjaknya dengan sepatu Vans nya .
"gue gak suka nyium asep rokok yah , walaupun gue orang yang bandell tapi gue gak pernah sekalipun nyentuh atau ngerasain gimana rasanya ngisep rokok , Dan gue ingetin yah sama lo rokok gak baik buat paru paru lo , lo mau paru-paru lo rusak dan jadi item?" jelas Areza
"Ahh apa apaan sih lo sini balikin kalo lo gak mau nyium asep rokok pergi sana jangan ganggu gue " Ucap felicia kesal
"Gak gue gak bakalan pergi"
"Kenapa"
"Karena gue .." ia pun terdiam sejenak lalu
"Ah lupakan" Lanjutnya
Felicia hanya menaikan sebelah alisnya tanda bingung dengan tingkah Areza.
Lalu Areza pun pergi ke arah pintu Rotoff dan membuka pintu tersebut namun langkah areza terhenti.
"Sesuatu yang udah lepas jauh dari genggaman lo itu gak bakalan bisa lo raih lagi " lalu Areza pun menghilang dibalik pintu Rotoff dan menyisakan Felicia yang tengah mencerna kata kata Areza barusan .
"Apa Maksudnya?" Gumam Felicia
           ****************
Pasti pada penasaran nih gimna kelanjutan nyh ,,tunggu aja dah pada chapter 03 ,,,  
untuk chapter 03 klik disini
Jangan lupa kritik dan saran nyah,, dan follow nyh juga....

Kamis, 28 Juli 2016

TTT(The Time Trash)


          The Time Trash

DESKRIPSI


lingkaran pembatas antara dia dan dunia luar terlihat sangat kontras,Bukan tanpa sebab dia membuat lingkaran hitam itu jauh didalam hatinya dia ingin seperti gadis-gadis lainnya menikmati masa remaja yang penuh warna dalam setiap lembaran cerita hidupnya tapi sayang bayang -bayang masalalu yang selalu menemani nya ,hari demi hari tak bisa dia lupakan begitu saja.

akankah seseorang mengulurkan tangannya utuk menarik'dia' keluar dari lingkaran hitam itu?dan memberikan warna yang dulu hilang dari hidupnya?
—————
PROLOG

"kamu yang bikin janji tapi kamu juga yang ngelanggar vin" Ucap felicia miris 
—————

TTT 
(Chapter 01)

Hari ke-435 seorang gadis berjalan ketempat yang sama duduk ditempat yang sama bersama bayangan yang sama bayangan yang membuat setiap tarikan nafasnya terasa mencekat bayangan yang selalu ia rindukan setiap detiknya bayangan yang mengajarkannya untuk tidak mempercayai akan namanya cinta ,bayangan yang membuat setiap tetessan air matanya berubah menjadi cipratan air garam yang mengenai setiap luka dalam tubuhnya .

SAKIT satu kata yang selalu menemaninya setiap ia datang ketaman ini taman yang dulu menjadi saksi bisu akan janji yang selalu ia tunggu sampai saat ini , menunggu janji seseorang untuk kembali..

''CIAAAAAAAAAAAAA!!! sudah gue duga pasti lo ketempat TERLAKNAK ini lagi mau sampai kapan lo nungguin cowo brengsek itu lagi?mau sampai lo lumutan gitu?baru lo bakal lupain dia?mungkin dia jga sudah MAMPUS disana !!".

"LEONARD DEFANA GIOVINO TUTUP MULUT LO!!".

Dengan helaan nafas yang panjang akhirnya leonard atau lebih tepatnya adik dari gadis tersebut ,duduk disamping kakanya tersayang.

"Maafin gue ka gue gak bermaksud buat lo marah gue hanya emosi setiap lo duduk dan menangis ditaman ini setiap hari ,gue mohon ka lupain dia gue gak sanggup liat lo nangis untuk kesekian kalinya ''.

"udah deh leo gue gak mau ngebahas itu lagi !! lebih baik kita berangkat kesekolah sebentar lagi bel bunyi".

dengan hati yang sangat agak kesal pada leo felicia pun beranjak pergi dari taman itu,sedangkan leo dia masih duduk dibangku taman itu dengan amarah yang meluap-luap dia masih tidak percaya akan kehidupan kakanya yang berubah 180 derajat setelah ditinggal kekasihnya .

***

selama perjalan menuju sekolah entah berapa banyak felicia menghabiskan puntung rokok nya yang sudah dia stok didalam mobil ferari nya ,kebiasaan yang membuat nya menghilangkan sejenak masalah yang terlalu berat baginya.

bayangan itu kembali melintas dibenaknya bayangan seorang gadis yang sedang tertawa lepas diatas gendongan seorang pria tampan bertubuh atletis dan memiliki lesung pipi dikedua pipinya saat dia tertawa,senyuman itu yang selalu membuat harinya penuh dengan warna sampai saat itu ...

*TINNNNNNNNN* 

*BRUUKKKK* 
bayangan itu hilang seiring suara klakson motor yang bertabrakan dengan mobilnya .

"Akhhh siall !!''.Ucapnya sambil memukul setir mobilnya,bukan sekali ini dia melamun saat megendarai mobilnya dan bukan sekali ini pula dia mencelakakan seseorang akibat kelalaian nya ,saat dia keluar dari mobilnya ternyata sudah banyak yang mengerubuni korbannya YAA!! mungkin ini korban yang kesekian kalinya ia tabrak .

"wah neng kalo bawa mobil hati-hati dong" 

"bisa nyetir gak sih"

"anak jaman sekarang bawa mobilnya ugal-ugalan mulu"

"Tanggung jawab neng" BLA....BLA....BLA

itulah yang diucapkan beberapa orang yang berada ditempat itu  sedangkan yang ditabrak??dia malah mandangin cia dengan wajah mupeng nya.

"lo gak papa kan? "tanya cia dengan wajah yang terdengar khawatir,entah setan apa yang merasuki cia waktu itu,tidak biasa nya ia menanyakan keadaan korban yang ia tabrak.
biasa nya ia akan memberikan beberapa lembar uang dan pergi tanpa bicara sepatah katapun.

"Woy lo denger gak sih gue ngomong apa barusaan???".
~ini orang bego atau gimana sih ?dimana -mana kalo orang habis ketabrak dia lasti syok marah2 atau apalah itu,nah ini dia malah liatin gue,dasar cowok saraf~omel cia dalam hati.

"e...e...eeh i..iyah gue gapa"
"Kayak nya lo gak bisa bawa motor deh untuk sekarang,lebih baik lo ikut ke mobil gue dan untuk motor lo,lo gak usah khawatir nanti orang suruhan gue yang akan ngambil motor lo!!"ucap cia sambil membantu cowok itu berdiri.

"yah kaki gue sakit banget ,eh tunggu, Tunggu *sambil liat jam tanngan nya* ,sial bentar lagi bel bunyi nih,gue harus buru2 kesekolah ni,soal nya ini hari pertama gue di skolah baru jadi-".

*BRUKK*

suara bantingan yang lumayan keras yang dilakukan cia kepada cowok itu.
sebenarnya tadi cia ingin membantu pria itu duduk manis di mobil nya dan mengantarnya kesekolah yang cowok itu maksud Tapi karena cowo ini nyerocos mulu kaya emak emak
akhirnya kesabaran cia pun sedikit berkurang.

"AWW!!! lo apaapaan sih?mau bunuh gue?tadi lo tabrak gue dan selanjut nya lo banting tubuh gue?mau lo ap-"cerocosan cowok itu terhenti saat Cia mendekati nya
dan ya sekarang jarak mereka haya beberapa senti .

*SRETTT*!!!
cia memasangkan sabuk pengaman ke cowok itu.

"dari pada lo nyerocos untuk hal yang gak penting,mendingan lo kasih tau ke gue nama sekolahan baru lo itu!!!..
"Oh em Nama sekolah baru gue itu Nama sekolah gue Sma Garuda bangsa " 
"Oke berarti Tujuan kita sama " ucap cia datar sambil menjalankan mobilnya .
"L..L..Lo juga sekolah disana?"
"Hm"

Setelah lama perjalan hanya suara hening lah yg mendominasi didalam mobil cia ,Tanpa ada yang mau membuka suara. Kedua nya tenggelam dalam pikiran masing masing dan

*CITTTTTTTTTTTTTTTTTT*

"aduh " Ringgis lelaki di samping cia sambil memeggang jidatnya karena cia memarkirkan mobilna secara tidak layak .

"Pertama lo nabrak gue , kedua lo masukin gue kedalem mobil lo secara kasar ketiga lo buat jidat gue benjol ,Aahh lengkap sudah"
Tanpa menghiraukan ucapan lelaki aneh disebelahnya cia pun turun dari mobilnya sambil membantu lelaki disebelahnya berjalan .
"Gue anter ke uks yah"
"Boleh deh"

***

"Anjirr itukan si felicia sama siapa tuh"
"Wahh kagak nyangka gue si Ratu es jalan sama cowo"
"felicia makin hari makin cute deh"
"duh felicia kenalin dong sama cowo yang disebelah lo ganteng tuh"

Itulah ocehan ocehan para siswa di sepanjang koridor .saat felicia lewat bersama Areza ,Tapi tanpa terganggu felicia pun hanya memasang wajah datarnya.
Lain hal nya dengan Areza yah lebih tepatnya lelaki yang berada di samping felicia ,ia mulai risih akan ocehan ocehan yang menurutnya tidak penting itu.

Felicia Pov

Saat aku menuju uks kudengar banyak bacotan yang menurutku kurang penting Ralat Tidak penting tanpa mendengar ucapan mereka akupun hanya memasang wajah datar ku seolah tidak pernah terjadi apa-apa lain hal nya dengan cowok yang disebelahku .

"Ini uks nya?"Tanya lelaki yang berada di sampingku
"Hm, Yaudah gue nganterin lo sampai sini ya "
Saat aku berencana pergi tibatiba dia mencekal pergelangan tanganku Refleks akupun langsung berbalik kembali kearah nya
"Mm ..Makasih yah" Ucapnya sambil menggaruk tekuknya .
Kubalas dia dengan mengangkat kedua bahu ku acuh
Kulangkahkan kaki ku menuju kelas dan -

"Oh yaampun Ciaa lo kemana ajah sih ?lo tau gak semua orang dikelas ngomongin lo tau"Ucapnya Dengan gerakan tangan yang menurutku ewwwhh aneh

 .karena bingung dengan ucapannya barusan kuangkat sebelah alisku !

"Ihhh dasar muka es lu Gini yah gue mau nanya !Lo tadi berangkat kesekolah sama siapa?"
Tanpa menjawab ucapan sahabatku  langsung saja kulangkahkan kaki ku menuju tempat tujuanku tanpa mendengarkan ocehannya.

Yahh disini aku hanya memiliki satu teman Ralat bukan teman tapi sahabat yang menurutku Aneh Absurd Alay !Tapi sebenernya aku juga beruntung memiliki sahabat seperti dia yang mengerti dengan sifat acuhku .

"CIAAAA TUNGGUIN GUE IH KO MALAH PERGI " Kulihat siera mengejarku namun ..

*TEEEEEEEETTTTT*

Bel tanda masuk berbunyi dan siera tidak jadi mengejarku namun kembali ke dalam kelasnya 
"Selamat siang anak-Anak"
"Siang pakk"
"Perkenalkan sayah disini sebagai wali kelas kalian dan saya akan mengumumkan bahwa sekarang kelas kita kedatangan teman baru" 
Seketika kelas pun menjadi hening dan kudengar semua orang yang berada dikelasku pun berbisik bisik 

"Ayo silahkan masuk nak"
Kulihat seseorang masuk kekelasku Tanpa menanggapi omongan guru ku akupun menghiraukan siswa yang masuk kedalam kelasku dan memalingkan wajahku ke arah lapangan !Masabodo kagak peduli gue ah .

"Em hay , kenalin nama gue Areza Levano lokhwis "
Kelas yang awal nya hening pun langsung Ricuh dengan suara teriakan teriakan alay para gadis dikelasku

"Aaaahhhh Reza ganteng banget"
"Anjjirrr koleksi Cowo ganteng gue nambah"
"Aaahhhhhh love you reza gue kesemsem pada pandangan pertama "
"Sudah ..Sudah apa ada pertanyaan anak anak?"Tanya pak kumis
"Nomer hape kamu berapa reza?"
"Minta Id line nya dong?"
"Nama twitter nya apa?"
"Udah punya pacar belum"
"Duduk sama gue ajah yah reza ,dan lo cupu minggir lo" bentak suara yang sangat aku kenal yah suara si rambut merah kaya rambut ibu nya si naruto di film anime kesukaan gue ,siapa lagi kalo bukan si Jena .

Sudah sudah dan kamu jena kamu tidak boleh mengusir teman sebangku mu!!Nah nak Areza silahkan kamu pilih tempat duduk" kudengar pak kumis berbicara seperti itu Tapi ..

"Hay"tiba tiba kurasakan seseorang duduk disampingku
Kulirik dia dengan muka datar ku.

~loh kan ini cowo yang tadi~ Alisku terangkat sebelah .

"Hay kita ketemu lagi deh , Thanks yah buat yang tadi, Oh iyah kenalin nama gu-"kupotong ucapannya barusan.

"Udah tau " Ucapku datar
"Ah iyah gue lupa " Kekehnya
" yaahh yayang Reza ko malah duduk sama si Felicia sih" keluh si cabe infor jena
Tiba tiba Si Reza pun melirikku 
"oh jadi nama lo Felicia?" Tanyanya serius
"Kenapa?" tanyaku malas
"Nama yang cantik" kudengar gumam man kecil lelaki disebelahku .
"Oke anak anak mari kita lanjutkan pelajaran yang sempat tertunda tadi sekarang buka buku paket Ipa halaman 60 dan saya akan menjelaskan  tentang unsur senyawa dan campuran dan bla...bla...bla"

"Njirr fisika" kalian tau kan kalo gue anti sama yang namanya fisika -,-
"lo gak suka sama pelajaran ini yah?"Tanya lelaki yang berada disebelahku namun dengan malas kuacuhkan pertanyaan nya dan kubuka buku halaman perhalaman yang sedang walikkelas ku jelaskan didepan namun  

kulirik lelaki disebelahku dan sialnya dia membuatku risih dengan tatapan nya namun ku acuhkan tak peduli .

*TEEEETTTTTTTTTT*

''Ya berhubung bel istirahat kedua kalian sudah berbunyi sepertinya saya akan mengakhiri pelajaran ini dan selamat bertemu lagi dipertemuan berikutnya " setelah mengucapkan kata kata kramatnya pak kumis pun berjalan keluar kelas.

"Akhirnya yaalloh cobaan terberatmu keluar juga " Celetuk salah satu teman sekelasku
"Eh nyet kalo suara cempreng lo itu kedenger sama pak kumis -"
"TAMATLAH RIWAYATMU"
"Hahahahaah" Tanpa mendengar gurauan mereka namun kuacuhkann semua orang yang ada dikelasku Termasuk lelaki yang berada disampingku ku beranjak dari kursiku dan kulangkahkan kakiku menuju kantin sekolah

"Eitss lo mau kemana?" Tanya si Areza
"Kantin"
"Gue ikut yah soalnya yang gue kenal cuma lo doang "
"Terserah"
"Yess !! Yukk" Tanpa kuduga dia langsung menarik tanganku menuju kantin tapi
"Emangnya lo tau kantin dimana?"
"Hehe enggak"
"Makannya jangan sok tau" ucapku datar lalu  berjalan melewatinya .
—————
Chapter 01 udah dulu sampai sini, nantikan update yang chapter 02 nya  ..
Untuk chapter 02 klik disini
Terimakasih!!!!. yang telah membaca, jangan lupa kritik dan sarannyah di kolom komentar...!!