Untuk chapter sekarang mungkin agak kgk nyambung sih tapi bkalan Seru akan saya share secara *Secret* :v
Udah basa-basi nyh langsung saja ke TKP,,,,...
Udah basa-basi nyh langsung saja ke TKP,,,,...
TTT
(Chapter02)
Diperjalan menuju kantin hanya keheninganlah yang menemani mereka berdua tanpa ada yang berani membuka suara .
Karena jengah akhirnya Areza pun memutuskan untuk membuka suara pertama
(Chapter02)
Diperjalan menuju kantin hanya keheninganlah yang menemani mereka berdua tanpa ada yang berani membuka suara .
Karena jengah akhirnya Areza pun memutuskan untuk membuka suara pertama
"Felicia " Tapi entah setan apa yang sedang merasuki felicia karena felicia tak menjawab panggilan dari Areza
"Felicia wohoy cia Fe li cia" karena panggilan nya tak direspon Areza pun memutuskan untuk melirik kearah felicia Tapi tetap saja yang dipanggil hanya diam karena felicia tidak suka dengan basa basi busuk .
"Felicia wohoy cia Fe li cia" karena panggilan nya tak direspon Areza pun memutuskan untuk melirik kearah felicia Tapi tetap saja yang dipanggil hanya diam karena felicia tidak suka dengan basa basi busuk .
"Huh" akhirnya Areza pun terdiam karena yang dipanggil hanya diam dan hanya memasang wajah datar nya .
Sesampainya dikantin felicia duduk ditempat yang biasa ia tempati dengan siera tapi sayangnya siera sedang ada tugas yang mesti ia kumpulkan nanti sepulang sekolah jadi ia tidak bisa menemani felicia kekantin , Tanpa felicia sadari sedari tadi Areza memandangnya bingung lalu berkata
Sesampainya dikantin felicia duduk ditempat yang biasa ia tempati dengan siera tapi sayangnya siera sedang ada tugas yang mesti ia kumpulkan nanti sepulang sekolah jadi ia tidak bisa menemani felicia kekantin , Tanpa felicia sadari sedari tadi Areza memandangnya bingung lalu berkata
"LICI" panggil Areza
DEG !! panggilan itu - panggilan itu panggilan seseorang yang felicia rindukan .
Karena panggilannya lagi lagi tidak ditanggapi oleh felicia Areza pun memutuskan untuk memesan makanan
DEG !! panggilan itu - panggilan itu panggilan seseorang yang felicia rindukan .
Karena panggilannya lagi lagi tidak ditanggapi oleh felicia Areza pun memutuskan untuk memesan makanan
"Lo mau pesen apa?"
"Gue Lemon tea ajah"
"Makanan nya?"
"Gak usah gue gak laper" jawab Felicia datar tanpa ekspresi
Areza pun mengangguk mengerti lalun berjalan untuk membeli makanan yang mereka pesan.
~ Ada apaan sih sama tuh cewe Gila ngomongnya lurus banget ~ Ucap areza dalam hati.
"Gue Lemon tea ajah"
"Makanan nya?"
"Gak usah gue gak laper" jawab Felicia datar tanpa ekspresi
Areza pun mengangguk mengerti lalun berjalan untuk membeli makanan yang mereka pesan.
~ Ada apaan sih sama tuh cewe Gila ngomongnya lurus banget ~ Ucap areza dalam hati.
Setelah kepergian Areza tanpa banyak pikir felicia pun beranjak dari kursinya lalu berjalan keluar kantin
"Gue gak tau harus ngapain lagi , gue cape kalo kaya gini " gumam felicia putus asa
Sesampainya di rotoff sekolah ia pun duduk di kursi yang sering ia duduki lalu melanjutkan aktivitas rutinnya yaitu melamun
"Gue gak tau harus ngapain lagi , gue cape kalo kaya gini " gumam felicia putus asa
Sesampainya di rotoff sekolah ia pun duduk di kursi yang sering ia duduki lalu melanjutkan aktivitas rutinnya yaitu melamun
_Flashback on_
Di sebuah Taman tempat paforite mereka Seorang gadis tengah tertawa dengan seorang laki-laki tampan berlesung pipi dikedua pipinya saat tersenyum
"Kamu ih "
"Apa sayang" ucap lelaki itu menggoda , Tiba-tiba muncul semburat merah dikedua pipi mulus gadis tersebut .
"Ciyee-ciyee bulsying nih yee di goda cowo tampan hahaha" goda lelaki tadi sambil menoel kedua pipi gadis itu
Di sebuah Taman tempat paforite mereka Seorang gadis tengah tertawa dengan seorang laki-laki tampan berlesung pipi dikedua pipinya saat tersenyum
"Kamu ih "
"Apa sayang" ucap lelaki itu menggoda , Tiba-tiba muncul semburat merah dikedua pipi mulus gadis tersebut .
"Ciyee-ciyee bulsying nih yee di goda cowo tampan hahaha" goda lelaki tadi sambil menoel kedua pipi gadis itu
"Kamu ih aku kan malu"
"Hahaha ternyata kamu bisa malu juga ya sayang"
"Ihh apaan sih " ketus gadis itu tapi tiba tiba lelaki tersebut mendekapnya erat seakan gadis itu adalah barang berharga satu-satunya
"Ihh kamu apa-paan sih ngeselin banget"
"Tapi suka kan "
"Hee I hate you " ketus gadis tersebut pura-pura marah padahal jauh dilubuk hati nya ia kegirangan karena diperlakukan seperti ini oleh orang yang ia cintai.
"Hahaha ternyata kamu bisa malu juga ya sayang"
"Ihh apaan sih " ketus gadis itu tapi tiba tiba lelaki tersebut mendekapnya erat seakan gadis itu adalah barang berharga satu-satunya
"Ihh kamu apa-paan sih ngeselin banget"
"Tapi suka kan "
"Hee I hate you " ketus gadis tersebut pura-pura marah padahal jauh dilubuk hati nya ia kegirangan karena diperlakukan seperti ini oleh orang yang ia cintai.
"Aahh I love you to" Ucap lelaki tersebut" tiba-tiba lelaki tersebut melepaskan pelukannya
"Kamu janji kan gak bakalan ninggalin aku?" ucap lelaki tersebut sambil tersenyum
"Aku janji, kamu juga yah"
"Iya aku janji" mereka pun tersenyum sambil menautkan jari kelingking mereka berdua .
"Kamu janji kan gak bakalan ninggalin aku?" ucap lelaki tersebut sambil tersenyum
"Aku janji, kamu juga yah"
"Iya aku janji" mereka pun tersenyum sambil menautkan jari kelingking mereka berdua .
_flashback off_
Tanpa felicia sendiri sadari ia tersenyum miris saat memikirkan kata kata lelaki tersebut
"Kamu sendiri yang bilang tapi kamu juga yang ngelanggar janji kita vin?" Gumamnya sambil mengeluarkan sebungkus rokok dari saku rok sekolah nya .
Dilain tempat Areza dengan wajah senang nya sambil membawa nampan berisi makanan menghampiri meja Felicia Tapi ia bingung karena saat ia sampai di meja Felicia tidak ada di tempatnya
"Loh kemana nih cewe ko kagak ada?"
"Hoyy ada yang liat cewe yang duduk di sini kagak?" Tanya Areza kepada salah satu siswa yang kebeneran lewat di samping nya.
"Hoyy ada yang liat cewe yang duduk di sini kagak?" Tanya Areza kepada salah satu siswa yang kebeneran lewat di samping nya.
"Tadi sih gue liat dia keluar, kagak tau kemana dah mungkin ke atas "jawab seorang lelaki berkacamata min
"Oh shittt" dengusnya sambil melangkahkan kakinya ke arah luar
"Ke atas?kemana sih maksudnya?" Areza pun berpikir sejenak
"Oh shittt" dengusnya sambil melangkahkan kakinya ke arah luar
"Ke atas?kemana sih maksudnya?" Areza pun berpikir sejenak
"Aihh kemana sih tuh cewe ?Ke toilet gak mungkin soalnya toilet kan dibawah bukan diatas , ke taman gak mungkin juga soalnya taman kan dibawah juga di perpus juga gak mungkin apa mungkin Rotoff yah?Ah coba gue periksa" Gumamnya sambil mengangguk.
Sesampainya di Rootof Areza melihat bayangan seseorang dibalik kursi kayu yang menghadap kearah kota ia menajamkan penglihatannya dan yap dia melihat gadis yang sedari tadi dia cari .
''bener bener tuh cewe , Tapi tunggu dia ngerokok whatt ngerokok " Ucap Areza pelan
''bener bener tuh cewe , Tapi tunggu dia ngerokok whatt ngerokok " Ucap Areza pelan
Lain halnya dengan Felicia ia tidak menyadari kedatangan Areza .
"EKHEM'' Deheman seseorang membuyarkan lamunan nya .
Karena kesal ketenangannya diganggu felicia pun mengehembuskan asap rokok nya asal dan memutarkan tubuhnya untuk melihat siapa yang mengganggu ketenangan nya .
Karena kesal ketenangannya diganggu felicia pun mengehembuskan asap rokok nya asal dan memutarkan tubuhnya untuk melihat siapa yang mengganggu ketenangan nya .
"ngapain lo disini?" Tanya felicia Acuh tak Acuh
"Gue yang seharusnya nanya kemana lo tadi malah ninggalin gue dikantin?dan itu kenapa lo ngerokok?" Tanya Areza balik.
"Gue yang seharusnya nanya kemana lo tadi malah ninggalin gue dikantin?dan itu kenapa lo ngerokok?" Tanya Areza balik.
"Bukan urusan lo" jawab felicia lalu melanjutkan aktivitasnya Namun tiba tiba Areza mencekal pergelangan tangannya dan merebut Rokok yang ada ditangan felicia dan menginjaknya dengan sepatu Vans nya .
"gue gak suka nyium asep rokok yah , walaupun gue orang yang bandell tapi gue gak pernah sekalipun nyentuh atau ngerasain gimana rasanya ngisep rokok , Dan gue ingetin yah sama lo rokok gak baik buat paru paru lo , lo mau paru-paru lo rusak dan jadi item?" jelas Areza
"Ahh apa apaan sih lo sini balikin kalo lo gak mau nyium asep rokok pergi sana jangan ganggu gue " Ucap felicia kesal
"Gak gue gak bakalan pergi"
"Kenapa"
"Karena gue .." ia pun terdiam sejenak lalu
"Ah lupakan" Lanjutnya
Felicia hanya menaikan sebelah alisnya tanda bingung dengan tingkah Areza.
"Gak gue gak bakalan pergi"
"Kenapa"
"Karena gue .." ia pun terdiam sejenak lalu
"Ah lupakan" Lanjutnya
Felicia hanya menaikan sebelah alisnya tanda bingung dengan tingkah Areza.
Lalu Areza pun pergi ke arah pintu Rotoff dan membuka pintu tersebut namun langkah areza terhenti.
"Sesuatu yang udah lepas jauh dari genggaman lo itu gak bakalan bisa lo raih lagi " lalu Areza pun menghilang dibalik pintu Rotoff dan menyisakan Felicia yang tengah mencerna kata kata Areza barusan .
"Apa Maksudnya?" Gumam Felicia
"Apa Maksudnya?" Gumam Felicia
****************
Pasti pada penasaran nih gimna kelanjutan nyh ,,tunggu aja dah pada chapter 03 ,,,
Pasti pada penasaran nih gimna kelanjutan nyh ,,tunggu aja dah pada chapter 03 ,,,
untuk chapter 03 klik disini
Jangan lupa kritik dan saran nyah,, dan follow nyh juga....